SEJARAH BERDIRINYA MAJELIS PERJUANGAN AL–BAROKAH MITRA SEJATI

MAJELIS PERJUANGAN AL–BAROKAH MITRA SEJATI
Alamat: Jl.Mbah Suro RT01/03 Ds. Honggosoco Kec. Jekulo Kab. Kudus Jawa Tengah Indonesia POS. 59382 Hp. 085 226 884 441

Pengasuh: USTADZ. ABDUL MUHTAR AR-RASYID, S.Pd.I (ABAH MUHTAR)

Masyarakat sekarang ini sedang dihadapkan dengan berbagai tantangan baru yang bersumber pada gagasan apa yang disebut modernisme. Sebenarnya sejak lalu umat Islam telah banyak dihimbau oleh para reformis (Mujadid). Dalam pendidikan Islam ada banyak sekali cara untuk menanggapi permasalahan seperti di atas. Salah satunya dengan pendidikan di Majelis Ta’lim. Dengan cara seperti itu diharapkan masyarakat mampu berperan dalam proses pembangunan masyarakat dalam segala zaman dan lingkungan.
Dari segi etimologis, perkataan majelis ta’lim berasal dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata yaitu majelis dan ta’lim. Majelis artinya tempat duduk, tempat siding dewan dan taklim diartikan dengan pengajaran. Dengan demikian secara bahasa majelis ta’lim adalah tempat duduk-duduk untuk melaksanakan pengajaran. Sedangkan dalam musyawarah majelis ta’lim Se-DKI Jakarta tahun 1980 mengartikan bahwa majelis ta’lim adalah lembaga pendidikan non formal Islam yang memiliki kurikulum tersendiri, diselenggarakan secara berkala dan teratur dan diikuti oleh jama’ah yang relative banyak, bertujuan untuk membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia dengan Allah SWT, antara manusia dengan sesamanya, serta antara manusia dengan lingkunganya, dalam rangka membina masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT,(Hasbullah , Kapita Selekta Pendidikan Islam, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1996).
Berdirinya majelis ta’lim Al-Barokah Mitra Sejati tidak lepas dari peran Kader-kader IPNU-IPPNU Ranting Honggosoco 2005-2007 M. yang berawal dari forum diskusi, kajian aktual dan sering anggota guna merespon isu-isu yang kontemporer sangat penting untuk dipecahkan, dan kemudian diterbitkan melalui media dakwah berupa bulletin Al-Fikroh IPNU-IPPNU Ranting Honggosoco. Pada waktu itu bertempat disekretariat IPNU-IPPNU Ranting Honggosoco, semakin lama pertemuan ini semakin berkurang dikarenakan kesibukan dari masing-masing anggota. Pada tahun 2005 ketua IPNU Abdul Muhtar mengusulkan kepada kader-kader yang lain untuk kembali menghidupkan forum kajian yang telah lama tertidur dengan format yang baru dengan mengadakan Manaqiban Tiap bulannya yang bertempat dirumah ketua IPNU Abdul Muhtar disepakati setiap tanggal 11 Hijriah ba’da Asyar. Setelah berjalan cukup lama anggota forum sepakat untuk mendirikan organisasi diluar IPNU-IPPNU yaitu berupa Jami’yyah Manaqib Al-Barokah yang diambil dari Jami’yyah manaqib yang pernah didirikan di pesantren TBS Kudus pada waktu Ketua IPNU Abdul Muhtar masih di pesantren.
Tepat pada 16 Robiul Akhir 1427 H. Jami’yyah Manaqib Al-Barokah dideklarasikan dengan mengadakan Ijazah ManAqib Jawahirul Ma’any secara massal hal ini mengabil momen peringatan haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailany sebagai Mu’jiz K. Mahmud Junaidi dari Kudus yang bertemapat di rumah ketua IPNU Abdul Muhtar dk. Semproto sekaligus menjadi secretariat Jami’yyah manaqib Al-Barokah, selama mengadakan acara manaqiban banyak diikuti tidak hanya anak muda saja namun para orang tua pun ikut didalamnya. Lambat laun perkembangan semakin pesat namun ini tidak diimbangi dengan manajemen yang memadai, karena para pendirinya mempunyai kesipbukan yang lain, sebab dorongan dari masyarakat yang begitu kuat serta rasa keprihatinan akan keadaan masyarakat sekitar yang jauh dari nilai-nilai agama untuk mengadakan kegiatan belajar Membaca Al-Qur’an akhirnya Jami’yyah ini dikelola dan diambil alih oleh keluarga bapak Rasidi mengadakan dikegiatan-kegiatan keagamaan dilingkungan masyarakat dk. Semproto.
Alhamdulillah respons masyarakat semakin baik, tidak lepas dari berbagai rintangan-rintangan yang menghadang lambat laun semakin berkembang, dari pihak Pengasuh yang telah tamat dari STAIN Kudus ber inisiatif untuk menjadikan jami’yyah menjadi Majelis Ta’lim Wa Dzikir Al-Barokah MAB Kudus, majelis ini menaungi beberapa kegiatan seperti, belajar Membaca Al-Qur’an, Qiro’ah, Manaqiban dan kegiatan-kegiatan seperti halnya di mushola atau masjid dan Pondok Pesantren. Kegiatan ini diikuti oleh para anak-anak, para pemuda dan orang tua sesuai dengan jadwal masing-masing. Pada tahun 2008 pihak pengasuh majelis ta’lim wa dzikir memberikan tambahan nama Mitra Sejati, hal ini dilakukan agar tidak ada kesamaan antara Majelis Ta’lim Wa Dzikir dengan pedagang bakso, warung, bengkel yang namanya sama yaitu Al-Barokah. Akhirnya sejak tahun 2008 sampai sekarang menjadi Majelis Ta’lim Wa Dzikir Al-Barokah Mitra Sejati, semoga majelis ini semakin jaya untuk mengemban amanat ikut mecerdaskan bangsa khususnya di dk. Semproto dan sekitarnya. Sejak awal berdirinya Majelis Ta’lim Wa Dzikir Al-Barokah Mitra Sejati sejak awal berdirinya mempunyai motto; RINDUKAN ANUGRAH BERTABURKAN BERKAH DAN KAROMAH AULIYAAILLAH.

Manembah Dateng Gusti, Pasrah, Lan Ngalah Gesang Istiqomah Pejah Khusnul Khotimah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Sekilas Pandang Tentang Pengasuh

SEKILAS TENTANG PENGASUH PONPES AYATUL HUSNA SEKALIGUS MAJELIS TA’LIM WA DZIKIR
A L – B A R O K A H M I T R A S E J A T I
Alamat: Jl.Mbah Suro RT01/03 Ds. Honggosoco Kec. Jekulo Kab. Kudus Jawa Tengah Indonesia POS. 59382 Hp. 085 226 884 441Nama lekap penulis Abdul Muhtar Ar-Rasyid, S.Pd.I lahir pada 21 Sebtember 1986 dari Desa Honggosoco Jekulo Kudus Jawa Tengah Indonesia Pengasuh lahir dari pasangan Bapak Rasidi Ibu Suwarti. Ia tumbuh dari kalangan keluarga penganut NU kultural Sejak kecil ia gemar terhadap pendidikan agama hal ini ia wujudkan dengan tidak hanya mengaji pada satu tempat saja.
Abah panggilan akrabnya, disamping mempunyai hobi doyan makan buku, juga sering ziarah kemakam para wali baik di Desa sendiri maupun luar Desa untuk ngalap berkah. Masa kecil ia habiskan untuk menuntut ilmu mulai SDN Honggosoco 02 lulus tahun 1998 sore harinya sambil belajar di Madarasah Diniyah Manba’ul Huda, kemudian melanjutkan ke MTs. NU. Hasyim asy’ari 03 lulus pada tahun 2001 kesemuanya berada di Desa Honggosoco, kemudian melanjutkan petualangannya ke Madrasah TBS Kudus sambil nyantri di Pesantren TBS Kudus lulus pada tahun 2005. di Pesantren inilah ia mulai mendalami ilmu agama dengan sungguh-sungguh. Sekarang, penulis telah lulus Study S1 di STAIN Kudus Sedang menyelesaikan tugas akhir skripsi dengan judul Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Syair Nasehat Mitra Sejati Karya KH. Bisri Musthofa.
Setelah lulus dari Madrasah dan Pesantren ia dipercaya menjadi Ketua IPNU Ranting Honggosoco 2005-2007 di organisasi inilah ia banyak belajar tentang banyak hal terutama bagaimana cara memaknai hidup. Dalam perjalanan mengemban amanah penulis telah menghasilkan beberapa karya tulis diantaranya: Etika Orang-Orang Berilmu, Untaian Mutiara Nabi Muhammad, SAW Kepada Sayyidina Ali Kw, Suluk KH. Ahmad Jauhari Umar Penyiar Manaqib Jawahirul Ma’any. Penulis juga menulis beberapa amalan wirid diantaranya: Rotibul Mubarok Karya Al-Habib Abdullah Bin Alawi Al-Hadad, Syarah Hirzul Jausan Kabir yang kemudian menjadi amalan rutin di Majelis Ta’lim Wa Dzikir yang penulis dirikan Sampai sekarang. Insya Allah akan disusul dengan karya-karya selanjutnya,Penulis juga pernah menjadi konsultan seputar agama dan social di bulletin Al-Fikroh IPNU-IPPNU Ranting Honggosoco.
Kegiatan penulis sekarang disamping Sebagai Staf Pengajar di beberapa TPQ di Desa Honggosoco, juga sebagai pengasuh dan pengelola Majelis Ta’lim Wa Dzikir Al-Barokah Mitra Sejati yang telah penulis serta sahabat-sahabatnya dirikan sejak tahun 2005, dan ia juga sering mengisi ceramah keagamaan diberbagai Jami’yyah. Penulis bisa di hubungi melalui HP 085 226 884 441, do’akan semoga penulis sukses dalam mengarungi hidup.

Khusnul Khotimah.
Posted in Uncategorized | Leave a comment